Allah maha memberii itulah salah satuu dari sifatnyaa yang
banyak kita ketahui. Pemberian Allah tidak terbatas kepada hambanya, kepada
makluknya. dan ingat meskipun Allah bnyak memberi hal ituu takkan menghabiskan
simpananNya.
Lihat Q.S (asy-syuraa 45-49, al-Ankabut 27, Maryam 49dan 53,
Shad 30dan 43, al-anbiya 90, Al furqan 74
Jangan lahh lupaa untuk s;lalu berdo’a Rabbii hablii minasshalihinn..
3x rabban min azwaazinaa wadurriyyaatinaa..
QS Al-Furqan 74. dan insya Allahh ituu lebih baik bagimu.
Sesungguhnya pemberiann dan karunia terbesar dari Allah
Adalah kenabian, kitab, hikmah dan ayat2 yang jelas maka bersyukurlahh.
Assub’ul matsaani. (Surat Al-fatihah) dan sesunguhnyaa.. kamii tlah berkan padamuu.. tujuh ayat yang dibaca
berulang lang.. dan al_qur’a yang agung Qs. Al-Hijr 7.
Diantara pemberian Allah. Yang paling agung adalah
petunjukNya. kepada apa?, yaitu kepada kebenaran. kepada Allah. kepada iman,
islam, dan Al-qur’an dan menjadi pengikut Rasulullahh yang baik dan
Taat... dmikian Allah mengajarkan kita
dalam setiap Shalatnya.. Kita Slalu membaca,
Ihdinasshiraatal
mustaqiiiimm.. yang artinya tunjukanlahh kami jalan yang nlurus.. (QS.
Al-fatihah 6)
Itulahh ini dari
Assrratalmustaqimm..
Yang kedua adalahh ilmu, mengapa ilmu??.. karena ilmu
lahh yang menghantarkan kitaa untuk melakuka sesuatu dan meninggalkan sesuatu,
yang membedakan antara yang halal dan yang haram. Maka sudah selayaknya memuji
dan mensyukuri nikmat yang telah Alah anugrahkan kepada kita.,, Nabiallah saja
Nabi Daud As, dan Nabi Sulaiman As. Selalu memuji dan mensyukuri nikmatnya kepda kepada Allah. Seperti dalam Al-Qur’an
Qs. Annahl 15
Yang ketiga Adalah nikmat dianugrahinya Hikmah..
kepadaHambaNya. Lukman As.. (Qs. Al-Luqman 12)
Satu lagi paling penting moholahh kebaikan dunia dan
akhirat, karenaa selain tujuan kitaa menginginkan kebahagiaan didunia tentulah
kita akan berjumpa kelak di akhirat, yang tentu ingin bahagiaa didalamnya, dan
seperti yang kita ketahui bahwaa nikmat yang paling abadi akan Allah anugrahkan kepada hambanya yang taat
dan bertakwaa.. (QS. Al-Baqarah 201)
Maka mintalah kebaikan diduniaa dan akhirat. kita sudah
merasakan nikmat yang Allah anugrahkan keada kita didunia berupaa harta,
kedudukan, kemuliann, ketika semua yang diminta itu telah diberikan, maka harus
ada komitmen untuk kemudian menjalan kan perintah Allah sebagaimana seharusnya.
Itulah yang dinamakan Syukur kepada Allah. Saur urang sundanamah mulangtarima..
:D
Dengan Hartanya, jika ia mau bersyukur maka gunakanlah harta
itu kepada jalan yang idridhoiNya. Contohnya seperti, zakat shodaqoh yang telah
ditentukan nisab dan ukuran-nya, Yang tentu, Harus kita niatkan Karena Allah,
agar Allah melipat gandakan Ganjarannya Kepada kita Yang Iklas mengeluarkanya.
Jikaa kitaa meminta ilmu, lalu Allah telah Kabulkan, maka
kita berkewajiban untuk mengamalkannya. Karna ilmu tanpa amal., cacat dan amal
tanpa ilmuu, pincang. Setelah ia amalkan
maka iapun mengajarkan. Dan ingat, hal itu akan
menambah amal jariah kita diakhirat karena manfaat yang trus mengalir
kepada kita dalam arti ilmu yang bermanfaat, dengan syarat hanya untuk mencari
keridhaan Allah Ta’ala.
Jika Kita meminta kekuasaan dan Allah Kabulkan, maka ia
memiliki keharusan dalam mengelola kekuasaanya itu, berdasarkan syari’at Allah.
Memberikan kemaslahatan bagi umat, perlindungan kepada Agama Allah beserta Kaum
muslimin, dan sekemampuannya untuk membangun pertahanan dan mengabungkan kekuatan dari musuh-musuh
Allah dan AgamaNYa.
Apabila hal ini mereka
ingkari, mereka ingkarii janji mereka yang telah mereka minta, dan mereka kufur
atasnya, maka Hal itulah yang menyebabkan Allah murka padanya. Qs At-Taubah:
75-78.
Dan bagaimana Rasulullahh menggungkan Allah dengan
Al-wahhab??
Rasulullah selalu bertasbih dengan Al-wahab.. sperti yang
musna ahmad yang berbunyi.. subhana
rabbiyal ‘ala.. ‘aliyyil wahhaab.. di shahihkan leh hakim
Setiapp bangun darii
Ruku Rasulullah slalu berdo’a.. rabbana lakal hamdu....
Allahumma lama
ni’a....
Marilah.. kita mengucapakan
pada setiap do’a yang tlahh Allah Ajarkan kepada Kita..
Rabbanaa laaatuzig
Quluubana.... QS ali-Imran 8
Rabanaa hablana.. min
azwaazina.. (QS.Al-Furqan 74)
